Situs Berita Portugal Teraktual

Portugal mengutuk pemburu Spanyol karena membunuh ratusan hewan liar

Pemerintah Portugis mengutuk tindakan pemburu Spanyol yang membunuh ratusan hewan liar di negaranya. Mereka juga menyatakan di kotamadya bahwa kejahatan tersebut ditetapkan sebagai kejahatan lingkungan dan harus dibawa ke pengadilan.

Pemerintah setempat melegalkan perburuan di Portugal, tetapi insiden itu tidak diselesaikan sesuai dengan peraturan. Selain itu, para pemburu diketahui memposting foto ratusan hewan mati di akun mereka di jejaring sosial.

1. Bunuh lebih dari 500 hewan liar

Sekelompok pemburu Spanyol terlihat membunuh sekitar 540 satwa liar di Portugal setelah memposting gambar tubuh hewan itu di media sosial. Fauna yang dibunuh sekitar 16 pemburu terdiri dari rusa dan babi hutan yang dikenal di Portugal.

Ini kemudian membuat marah otoritas lokal, meskipun perburuan Portugis diizinkan, tetapi tindakan itu diyakini telah membunuh semua orang yang tinggal di daerah itu, kata BBC.

2. Terletak tidak jauh dari ibukota Lisbon.

Pembunuhan itu diperkirakan terjadi antara 17 dan 18 Desember di Torrebella di Azambu, hanya 40 km dari ibu kota Lisbon. Torrabela pernah menjadi target perburuan yang populer di Portugal.

Tur seluas 1.100 hektar ini memiliki tembok yang terbagi, yang menurut BBC, berarti hingga 540 area hutan belantara tidak dapat melarikan diri dari mangsanya.

3. Dibaca oleh Pemerintah Portugis.

Menurut Daily Mail, pemerintah Portugis, melalui Menteri Lingkungan Jo Fernandez, mengatakan tindakan 16 pemburu Spanyol itu “sangat kejam” dan termasuk kejahatan lingkungan yang bisa jadi kriminal.

Sehubungan dengan peristiwa tragis ini, pemerintah Portugis akan melakukan penyelidikan lagi terhadap perburuan di Torrebel.

Selain itu, pembunuhan hewan liar ini mendorong Institut Portugis untuk Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Hutan meminta larangan izin berburu di kota Torabela, menurut New York Post.

Artikel Lainnya : PEMBATASAN TRANSFER UNTUK COVID-19, BLOKADE KEMBALI DI PORTUGAL

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *